Properti Adalah Aset yang Nyata! Saatnya Berinvestasi di Sektor Properti!

Sekarang adalah waktu terbaik sejak pandemi mulai berinvestasi di properti karena pasar mendapatkan kembali kepercayaan dan daya beli masyarakat juga meningkat, menurut John Riady, CEO pengembang properti Lippo Karawaci atau LPKR.

“Investasi properti merupakan peluang bisnis yang menarik. Waktu yang tepat untuk berinvestasi ditentukan oleh seberapa akurat kita memanfaatkan peluang yang ada. Di masa pandemi seperti sekarang ini, orang biasanya takut untuk berinvestasi. Tapi sekarang adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi dan membeli rumah,” kata John dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Sektor properti menunjukkan tanda-tanda pemulihan tahun ini. Daya beli masyarakat meningkat menyusul insentif dan dukungan yang datang dari berbagai sektor. Misalnya, perpanjangan pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk pembelian rumah baru hingga Juni 2022.

Seiring pertumbuhan sektor ini, perusahaan properti akan mampu mencatat kinerja yang lebih baik dan pada akhirnya membantu mengembalikan perekonomian Indonesia. Pasar properti, investasi, dan pengguna akhir juga menunjukkan potensi pertumbuhan selama momentum ini.

Agen real estate Colliers International Indonesia baru-baru ini memproyeksikan bahwa sektor properti akan pulih tahun ini, dengan pergerakan makroekonomi pada akhir 2021 sebagai salah satu indikatornya.

Pembahasan PPN ditanggung pemerintah untuk rumah setengah jadi merupakan peluang besar bagi pengembang dan investor. Rumah tapak yang kebutuhannya tetap tinggi, sangat merasakan dampak insentif pajak.

Menurut John, sektor properti, khususnya rumah tapak, akan cepat pulih pada 2022, sehingga menjadi pilihan yang menarik untuk investasi.

LPKR menawarkan berbagai produk properti sebagai sarana investasi. Antara lain Seri Rumah Cendana.

LPKR pertama kali meluncurkan Rumah Cendana di masa pandemi Covid-19, dengan harga terjangkau mulai Rp 560 juta (sekitar $39.133). Hanya dalam waktu dua tahun, harga jual unitnya sudah menembus Rp 700 juta.

BACA JUGA  Link Pendaftaran seleksi PPPK CPNS dan Sekolah Kedinasan Tahun 2021

John mengatakan LPKR akan terus menghadirkan produk-produk inovatif sebagai pilihan investasi properti.

“Sekarang adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi — beli saat pasar sedang turun, bukan saat pasar sedang tinggi,” katanya.

Sumber: jakartaglobe.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *