Hyundai Indonesia Akan Pabrikkan Mobil Listrik Pada Maret

Hyundai akan mulai memproduksi mobil listrik di Indonesia pada Maret 2022 sambil mengakui bahwa masuk ke segmen yang tidak familiar bagi pembeli lokal akan menjadi pertaruhan besar.

Perusahaan Korea Selatan itu menyelesaikan pembangunan pabrik perakitan senilai $1,5 miliar di kota Cikarang, Jawa Barat, awal tahun ini dan mulai berproduksi pada Mei.

Saat ini pabrik sedang mengembangkan dua model mobil berbahan bakar bensin konvensional yaitu dengan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE).“Kami berencana untuk membangun mobil listrik pada bulan Maret di pabrik perakitan kami di Cikarang berdasarkan model Ioniq 5 kami yang mendapatkan sambutan pasar yang baik di Korea Selatan dan juga telah memasuki pasar Eropa,” Lee Kang Hyun, Chief Operating Officer Hyundai Motor Asia Pacific, kepada Beritasatu TV, Kamis.

Dia mengatakan menjual mobil listrik di Indonesia tidak akan mudah, tetapi Hyundai siap menghadapi tantangan tersebut.

“Mobil yang paling umum di Indonesia adalah yang dibanderol Rp 200-300 juta, sedangkan mobil listrik masih sangat mahal di atas Rp 600 juta per unit dan itu sebabnya ukuran pasarnya sangat kecil,” kata Lee.

Meski dalam kondisi yang menantang, Hyundai Indonesia berhasil menjual lebih dari 500 unit mobil listrik Kona dan Ioniq yang diimpor dari Korea Selatan hingga saat ini, tambahnya.

Hyundai akan membutuhkan dukungan dari pemerintah Indonesia untuk memperluas pasar mobil listrik tahun depan ketika produksi lokal dimulai.

“Kami yakin bisa menjual lebih banyak mobil listrik tahun depan dengan dukungan dari pemerintah. Misalnya, armada pemerintah harus menjadi yang pertama beralih ke mobil listrik, ”katanya.

Pabrik Cikarang dirancang dengan kemampuan membangun mobil ICE dan mobil listrik dalam satu lini produksi, kata Lee.

BACA JUGA  Tesla Telah Membuat Kesepakatan Untuk Mendapatkan Komponen Baterai Utama di Luar China

“Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami menyelesaikan pabrik hanya dalam waktu 18 bulan meskipun ada pandemi,” katanya.

Sumber; Jakartaglobe.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *