Cara Menabung 50 Juta Dalam Setahun Agar Cepat Terwujud. Coba Terapkan, Yuk!

Cara menabung 50 juta dalam setahun membutuhkan komitmen dan strategi tertentu yang sebenarnya cukup sederhana. Mau mencoba? Simak tips dan triknya berikut!

Pada dasarnya, apa saja yang kita inginkan sebenarnya bisa tercapai jika memiliki kemauan yang kuat untuk mewujudkannya. Termasuk menabung 50 juta dalam satu tahun. Dengan disipilin, strategi, dan komitmen, kita dapat mencapai target tersebut. Meski mungkin penghasilan bisa dibilang tidak besar, Anda tetap bisa kok menyisihkan sedikit demi sedikit penghasilan untuk menabung.

Lantas, bagaimana cara untuk mewujudkannya? Langsung saja simak tips dan triknya berikut ini, ya!

1. Cara 50/20/30

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah membagi penghasilan ke dalam beberapa pos keuangan dengan teori 50/20/30.

50/20/30 sendiri merupakan teori yang dipopulerkan oleh seorang pakar keuangan bernama Elizabeth Warren.

Ia menyarankan agar kita membagi keuangan menjadi tiga pos, yakni:

  • 50 persen dari penghasilan untuk membayar cicilan dan kebutuhan sehari-hari.
  • 20 persen untuk menabung atau investasi.
  • 30 persen untuk kebutuhan gaya hidup, seperti belanja, membeli barang yang diinginkan dan makan dan minum di kafe.

2. Rumus 80-20

Selain teori 50/20/30, Anda juga dapat menerapkan rumus 80-20.

Rumus ini diperkenalkan oleh pakar manajemen bisnis Joseph M. Juran.

Caranya dengan:

  • 80 persen penghasilan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  • 20 persen dialokasikan secara rutin untuk menabung.
BACA JUGA  Fitur iOS 15.3: Semuanya Baru di iOS 15.3

Strategi & Cara Menabung 50 Juta dalam Setahun

3. Kendalikan Sifat Konsumtif

Anda memang tidak dilarang memenuhi gaya hidup, tetapi jangan sampai biaya gaya hidup membuat Anda konsumtif dan tidak bisa menabung.

Strategi utama yang harus Anda kendalikan adalah keinginan untuk berbelanja.

4. Cara Menabung 50 Juta dalam Setahun dengan Menyusun Strategi

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menyusun strategi, sebagai berikut:

  • Membuat Perincian

Buatlah perincian penghasilan tiap bulan dan pengeluaran rutin. Selain itu, tambahkan juga dalam rincian mengenai dana yang dialokasikan untuk menabung, investasi atau asuransi. Terapkan prinsipp 80-20 jika Anda belum pernah menyusun alokasi dana seperti ini sebelumnya.

  • Cek Pengeluaran

Setelah membuat perincian mengenai pengeluaran, Anda dapat mempelajarinya. Kemudian coba mengurangi atau bahkan menghilangkan pengeluaran yang dirasa kurang penting. Dana yang biasanya digunakan untuk pengeluaran tersebut bisa ditambahkan pada tabungan. Misalnya, jika dalam satu bulan biasa menabung Rp2 juta, dengan menekan pengeluaran Anda mungkin bisa menambah tabungan menjadi Rp3 juta dalam sebulan.

  • Komitmen

Setelah menyusun alokasi, hal yang paling penting adalah memegang komitmen. Hindari menggunakan tabungan untuk hal-hal lain. Berusahalah untuk berkomitmen memenuhi tabungan sesuai dengan perhitungan. Sehingga target yang Anda harapkan dapat terwujud sesuai rencana.

5. Cari Penghasilan Tambahan

Sebenarnya peluang mendapatkan penghasilan tambahan tanpa modal sangat banyak. Apalagi saat ini segala hal dapat dilakukan cukup menggunakan internet. Anda bisa mencobanya untuk menambah penghasilan, seperti menjadi reseller suatu produk, menjadi penulis lepas dan lainnya yang disesuaikan dengan minat dan kemampuan Anda.

Jangan lupa untuk diterapkan ya sobat WartaPegawai! Keuangan merupakan hal yang paling penting, karena apabila keuangan sehat maka bathin pun akan ikut menjadi sehat pula.. begitu sih kata orang-orang, hehe.

BACA JUGA  5 Tips Work From Home Produktif

Dan jangan lupa untuk sebarkan artikel ini untuk keluarga dan orang-orang terdekat kita lainnya agar mengetahui nya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *