Siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 8 Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2020). Sebanyak 40.056 siswa SMK yang tersebar di 418 sekolah seSulsel mengikuti UNBK yang dilaksanakan pada 16-19 Maret 2020. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc.

Aplikasi Ini Membantu Sekolah dalam Ujian Online Di Tengah Pandemi

Ujian sekolah sedang beralih ke cloud untuk menahan penularan Covid-19, setelah berminggu-minggu siswa meninggalkan kelas untuk mengikuti seruan pemerintah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berencana untuk membatalkan ujian nasional pada tahun 2021, tetapi dengan lebih dari delapan juta peserta tes berisiko terkena penyakit seperti pneumonia, ujian dibatalkan setahun lebih awal dari rencana semula.

Sebagai pengganti ujian nasional, sekolah dapat memilih untuk mengadakan ujian online untuk menentukan apakah seorang siswa layak untuk mendaftar ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Dalam konferensi video dengan menteri pada hari Jumat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembatalan ujian sebagai momentum untuk mengubah sistem pendidikan.

Hal ini menyusul penurunan skor Indonesia dalam Program for International Students Assessment (PISA) – penilaian global terhadap kualitas pendidikan suatu negara berdasarkan kompetensi dalam membaca, matematika, dan sains.

Nadiem kemudian mengumumkan strateginya untuk meningkatkan skor PISA dan itu termasuk bermitra dengan startup teknologi pendidikan.

Dengan lebih banyak sorotan, perusahaan-perusahaan “edtech” ini ditantang untuk memoles kemampuan pembelajaran jarak jauh mereka – baik selama pandemi atau dalam jangka panjang.

“Untuk membantu sekolah selama pandemi, kami telah membuat ujian pilihan ganda. Soal dan jawaban akan dibuat secara acak untuk semua peserta tes,” kata CEO aplikasi e-learning WeKiddo Ferry Irawan, Jumat.

Selama tes, siswa dapat menandai pertanyaan yang mereka bingungkan. Setelah mereka meninjau jawaban mereka, siswa dapat segera kembali ke pertanyaan yang ditandai sebelumnya.

Timer tersedia untuk menunjukkan berapa banyak waktu yang tersisa sebelum ujian berakhir. WeKiddo juga menjawab masalah berulang aplikasi e-learning tentang konektivitas internet yang tidak stabil.

Dengan aplikasi ini, siswa masih dapat melanjutkan ujian mereka meskipun koneksi tiba-tiba terputus. Setelah internet kembali hidup, jawaban mereka akan segera disimpan di cloud.

BACA JUGA  Properti Adalah Aset yang Nyata! Saatnya Berinvestasi di Sektor Properti!

Diluncurkan pada tahun 2019, WeKiddo berfungsi sebagai platform komunikasi antara sekolah, orang tua, dan siswa. Aplikasi ini memungkinkan guru untuk memberikan tugas dan proyek bagi siswa untuk dilakukan dari dalam empat dinding mereka.

Orang tua juga dapat berperan lebih aktif dengan memantau kegiatan belajar anak-anak mereka, termasuk ujian, nilai, jadwal dan kehadiran mereka dari ponsel mereka.

Hingga saat ini, WeKiddo telah memfasilitasi 191 sekolah dalam melaksanakan pembelajaran virtual.

Sumber: jakartaglobe.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *