Trend di Youtube yang Akan Viral 2022, Content Creator Mesti Baca!

Bagi para marketer dan content creatorwajib rasanya untuk mengetahui tren Youtube di tahun 2022. Bagaimana tidak? Dari tahun ke tahun, situs tersebut masih menjadi platform streaming video nomor satu di dunia.

Bahkan, menurut riset Statista, YouTube diperkirakan akan meraup 2,24 miliar pengguna hingga tahun 2025 nanti. Angka dan fakta tersebut menunjukkan bahwa ia merupakan tempat terbaik untuk gaet audiens menggunakan konten video.

Maka dari itu, berikut rangkuman beberapa tren YouTube yang akan booming di tahun 2022 mendatang khusus buat kamu. Jangan lupa dicatat, ya!

1. Live streaming semakin populer

Salah satu tren Youtube yang wajib dijajal oleh content creator di tahun 2022 adalah live streaming.

Sekarang ini, proses penyiaran live streaming secara perlahan telah mengambil alih siaran di televisi.

Laporan milik Streaming Media bahkan menemukan bahwa live streaming telah tumbuh sekitar 93% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan waktu menonton rata-rata 26,4 menit per sesi.

YouTube sendiri telah menyadari bahwa konsumen mereka lebih siaran streaming langsung.

Maka dari itulah mereka menciptakan fitur Live sebagai bagian inti dari model bisnis mereka.

Konten yang bisa digunakan untuk live streaming juga cukup beragam, mulai dari gaming hingga reaction.

2. YouTube Shorts terus berkembang

Melansir laman Sabaseo, tren YouTube berikutnya yang perlu diantisipasi di 2022 adalah berkembangnya fitur Shorts. Seperti pesaing mereka, Shorts memungkinkan pengguna untuk mengambil beberapa segmen video dan menggabungkannya dengan trek musik dan teks.

Tidak seperti menu pencarian video tradisional di YouTube, Shorts memiliki feed-nya sendiri yang dibuat secara algoritmik dengan video dari creator favorit audiens. Shorts sendiri diprediksi berkembang karena popularitas video singkat yang sedang melonjak tinggi.

BACA JUGA  Bug Safari Mengancam Pencurian Identitas Untuk Semua Pengguna Mac, iPhone, iPad

Jenis video seperti ini dinilai mudah untuk diciptakan dan dapat meraup jumlah views yang tinggi.

3. Chapters dan premieres

Chapters dan premieres digadang-gadang akan menjadi tren di YouTube pada 2022 mendatang. Kedua fitur ini memberikan kemampuan kepada content creator untuk terlibat dengan audiens dengan cara yang lebih segar dan inovatif.

Bagi kamu yang belum tahu, chapters memungkinkan creator untuk mengelompokkan video mereka menjadi beberapa bagian. Hal ini disediakan supaya audiens dapat melompat ke bagian yang ingin mereka lihat dengan mengeklik progress bar dalam video

Di sisi lain, premieres memungkinkan creator untuk memublikasikan video baru sekaligus berinteraksi dengan penonton melalui live comment.

4. Video rutinitas

Konten video rutinitas juga diperkirakan akan menjadi tren besar di YouTube pada tahun 2022. Menurut Finances Online, hal ini disebabkan oleh penonton YouTube yang menyukai konten berbentuk cerita.

Ketika cerita dianggap bisa memengaruhi kehidupan penonton, mereka akan memerhatikannya dengan seksama.  Tren rutinitas di pagi dan malam hari ini pun mencontohkan YouTube storytelling yang sifatnya personal dan penuh motivasi.

Nah, konten di dalamnya dapat dirangkai dengan cukup simpel. Creator dapat merekam kebiasaan dan aktivitas mereka sehari-harinya. Jenis video ini juga dapat menjadi celah untuk keperluan marketing, di mana si creator menggunakan produk-produk tertentu secara rutin.

5. Video Tutorial

Video how-to tutorials bukanlah genre baru di YouTube. Meskipun demikian, popularitasnya tidak akan turun dalam waktu dekat.  Faktanya, Google, perusahaan induk YouTube, telah membuat perubahan untuk membantu topik video ini mendapatkan lebih banyak daya tarik.

Video how-to tutorials bahkan diprediksi akan booming lagi dan menjadi tren Youtube pada tahun 2022, seperti diungkapkan Single Grain. Mulai dari merias wajah, memasak resep, hingga menginstal software baru, video how-to tutorials ditujukan untuk mengajari konsumen mengenai cara melakukan hampir semua hal.

BACA JUGA  Cara Mengatur Ulang Kata Sandi ICloud Apple

Mereka bisa menyederhanakan kehidupan konsumen dan menghilangkan kebingungan tentang cara menggunakan produk. Jenis video ini juga dapat mengurangi beban kerja tim customer relations yang biasanya menerima keluhan dari para pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *