Anda Penderita Hipertensi? Ini Olahraga yang Direkomendasikan Untuk Anda!

Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang biasanya terjadi karena riwayat dengan mengubah pola makan sehat dan minum obat, penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi perlu rutin berolahraga untuk mengendalikan tekanan darahnya. Meski saat ini tekanan darah Anda tidak tergolong hipertensi, namun risiko hipertensi dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Lantas, apa manfaat olahraga untuk penderita hipertensi dan apa saja jenis olahraganya yang direkomendasikan?

Rekomendasi jenis olahraga untuk penderita hipertensi

Setiap jenis olahraga memberikan pengaruh yang berbeda pada tubuh Anda. Bagi Anda yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, sebaiknya Anda fokus pada aktivitas fisik atau olahraga dengan intensitas sedang yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Adapun olahraga yang paling direkomendasikan untuk penderita hipertensi adalah jenis aerobik. Aerobik mencakup berbagai gerakan ritmik yang dilakukan secara berulang, serta melibatkan kelompok otot besar pada tubuh Anda, seperti kaki, bahu, dan lengan.

Jenis olahraga ini disebut dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi hingga 5-7 mmHg, bila dilakukan secara rutin dan teratur. Penurunan tekanan darah ini juga menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung hingga 20-30 persen.

Selain aerobik, beberapa jenis olahraga lain juga baik untuk dapat mengendalikan tekanan darah bagi penderita darah tinggi. Lalu, apa saja rekomendasi olahraga yang baik untuk penderita hipertensi? Berikut daftar rekomendasi olahraganya untuk Anda:

1. Berjalan kaki

Berjalan kaki adalah salah satu jenis olahraga aerobik yang paling mudah dilakukan, tetapi efisien untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda. Bagi Anda yang obesitas pun, jalan kaki bisa menjadi pilihan untuk menjaga berat badan sehingga juga bisa mencegah hipertensi Anda semakin parah.

BACA JUGA  Beberapa Penyakit yang Sering Menyerang Lambung Yang Harus Kamu Ketahui

Anda dapat berjalan santai pada pagi hari di sekitar rumah Anda. Namun, bila sulit mengatur jadwal antara olahraga dan aktivitas lainnya, Anda bisa berolahraga jalan kaki sambil berangkat ke kantor atau pergi berbelanja.

2. Bersepeda

Jenis olahraga aerobik lain yang dapat Anda coba, yaitu bersepeda. Dengan bersepeda secara rutin, jantung Anda akan bekerja lebih efektif dalam memompa darah, sehingga tekanan darah dapat menurun secara signifikan. Berat badan Anda pun akan terkontrol sehingga mencegah munculnya berbagai penyakit, yang salah satunya adalah hipertensi.

Bila Anda sibuk, Anda bisa bersepeda sambil berangkat ke tempat kerja. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of the American Heart Association menunjukkan fakta bahwa seseorang yang bersepeda ke kantor mengalami penurunan risiko obesitas, diabetes, kolesterol, serta hipertensi, dibandingkan orang yang tidak menggunakan sepeda untuk ke kantor.

3. Berenang

Jalan kaki dan bersepeda memang bisa Anda lakukan sambil menjalankan aktivitas keseharian Anda. Namun, sambil mengisi waktu luang, Anda juga bisa sesekali melakukan olahraga aerobik lainnya untuk membantu menurunkan tekanan darah Anda, seperti berenang.

Penelitian dari The American Journal of Cardiology menunjukkan bahwa olahraga berenang selama 12 minggu sebanyak 3-4 kali seminggu dapat menurunkan tekanan darah sistolik untuk penderita hipertensi, terutama yang telah berusia lanjut.

Selain itu, sebuah studi dari Taipei Physical Education College juga menunjukkan bahwa olahraga berenang selama satu tahun dapat menurunkan tekanan darah sistolik untuk penderita hipertensi sekitar 17 mmHg. Berenang juga dapat memperbaiki sensitivitas insulin yang terkait dengan diabetes dan hipertensi.

Selain ketiga jenis olahraga tersebut, aktivitas aerobik lainnya juga baik untuk penderita hipertensi, seperti bola basket, tenis, joging, menari (dancing), naik-turun tangga, atau sekadar melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti mengepel lantai, menyapu, atau memotong rumput.

BACA JUGA  5 Tips Work From Home Produktif

4. Yoga

Selain aerobik, Anda juga bisa melakukan yoga sebagai olahraga alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Meski penurunan tekanan darah dengan melakukan yoga tidak terlalu banyak, tetapi sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit jantung sebanyak 7% serta risiko stroke sebesar 10%.

Selain itu, yoga juga dapat membantu mengurangi stres serta beban pikiran yang Anda alami. Oleh karena itu, olahraga ini merupakan pilihan yang tepat untuk Anda yang mengidap hipertensi. Konsultasikan dengan dokter atau instruktur yoga Anda untuk mengetahui gerakan yoga apa saja yang cocok untuk penderita hipertensi.

5. Senam

Senam merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan untuk penderita hipertensi. Pasalnya, olahraga ini membuat tubuh Anda melakukan banyak pergerakan, tetapi tetap aman bagi fisik Anda.

Banyak jenis senam yang bisa dilakukan untuk penderita hipertensi, seperti senam aerobik, senam lantai, senam irama, atau senam tera.

Selain olahraga yang direkomendasikan, ada beberapa olahraga lain yang sebaiknya dihindari oleh penderita hipertensi. Pasalnya, olahraga ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda, meski hanya sementara, seperti angkat beban, terjun payung, lari, atau menyelam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *