Daftar Gaji Pokok dan Tunjangan PNS 2021

Daftar Gaji Pokok dan Tunjangan PNS 2021

Gaji pokok dan tunjangan yang didapatkan PNS menjadi beberapa alasan mengapa banyak orang ingin menjadi ASN. Pada dasarnya, setiap tahun akan diselenggarakan lowongan bagi CPNS dengan beberapa tahapan yang harus dilalui, mulai dari tahap administrasi hingga tahap wawancara hingga nantinya berhasil menjadi PNS.

Selain mendapatkan jaminan gaji pokok setiap bulannya, PNS juga akan mendapatkan tunjangan dari potongan gaji pokok. Setiap pangkat, golongan dan masa kerja PNS akan memengaruhi besaran gaji pokok yang diterimanya, sedangkan untuk tunjangan tergantung dengan potongan gaji dan ada dua jenis tunjangan yang perlu diketahui.

Bagi Kamu yang ingin menjadi seorang ASN, tentu harus mengetahui berapa gaji yang akan didapatkan beserta tunjangannya. Informasi gaji pokok dan tunjangan ini bisa menjadi semangat bagi Kamu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tes yang harus dilalui untuk menjadi seorang ASN.

Gaji Pokok PNS yang Tergantung dengan Pangkat

Gaji pokok yang diterima oleh seorang PNS berbeda-beda, tergantung dengan pangkat, golongan hingga masa kerja. Di sini, ada empat golongan PNS dengan besaran gaji yang berbeda, mulai dari golongan 1 hingga golongan 4. Setiap golongan juga memiliki tingkatan atau pangkat yang berbeda.

Gaji pokok dan tunjangan PNS 2021 sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. PNS dengan golongan 1 bisa mendapatkan gaji pokok sebesar Rp 1.560.800 hingga Rp 2.686.500. Pada golongan 1, akan ada 4 tingkatan pangkat, yaitu 1 A, 1B, 1C dan yang teratas 1D.

Empat tingkatan pangkat juga diterapkan pada golongan 2 dan 3. Besaran gaji golongan 2 mulai dari Rp 2.022.200 hingga Rp 3.820.000. Sedangkan, untuk golongan 3, mulai Rp 2.579.400 hingga Rp 4.236.400. Kemudian, golongan 5 ada 5 tingkatan dengan gaji sebesar Rp 3.044.300 hingga Rp 5.901.200.

BACA JUGA  Tunjangan Pensiun PNS Capai 1 Miliar, Benarkah?

Tunjangan Kinerja PNS yang Telah Diatur dalam Perpres

Gaji pokok dan tunjangan PNS 2021 menjadi pembahasan yang sangat menarik. Tunjangan Kinerja atau disebut juga dengan Tukin telah diatur dalam Perpres nomor 37 tahun 2015. Tunjangan yang diberikan sesuai dengan level jabatan yang dimiliki PNS, mulai dari eselon I, II dan III ke bawah.

Besaran tunjangan terbesar yang didapatkan PNS dengan eselon I adalah Rp 117.375.00 dan besaran tunjangan terendah sebesar Rp 84.604.000. Berbeda dengan eselon II dengan peringkat jabatan tertinggi mendapatkan tunjangan sebesar Rp 81.940.000 dan untuk peringkat jabatan terendah akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp 56.780.000.

PNS yang masuk dalam level eselon III, nominal tertinggi yang bisa didapatkan sebesar Rp 46.478.000 dan nominal terendah pada jabatan 4, yaitu sebesar Rp 5.361.800. PNS yang bertugas mengurus APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) akan mendapatkan keistimewaan dari pemerintah berupa tunjangan khusus.

Tunjangan Kinerja Punggawa APBN

Selain tunjangan kerja yang dibahas di atas, ada tunjangan kinerja punggawa APBN yang harus diketahui. Di sini, ada empat jabatan berkaitan dengan pengurusan APBN, yaitu pembina teknis perbendaharaan negara, analisis pengelolaan keuangan, analis perbendaharaan negara, dan pranata keuangan APBN dengan tingkatan yang berbeda-beda.

Tunjangan untuk pembina teknis perbendaharaan negara penyelia sebesar Rp960.000, mahir Rp540.000, dan terampil Rp360.000. Tunjangan analisis pengelolaan keuangan APBN ahli madya Rp1.380.000, ahli muda Rp1.100.000, dan ahli pertama Rp540.000. Tunjangan perbendaharaan negara ahli utama Rp2.025.000 hingga Rp540.000. Tunjangan pratana keuangan APBN penyelia Rp960.000 hingga Rp360.000.

Gaji dan tunjangan yang didapatkan PNS sangatlah bervariasi karena dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk jabatan, pangkat hingga masa kerja. Jadi, bagi Kamu yang ingin menjadi seorang ASN, maka harus memahami terlebih dahulu mengenai aturan mengenai gaji pokok dan tunjangan PNS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *