Mei 10, 2026

Wartapegawai – Berita Nasional Pemerintah

Hal mengenai pemerintahan dan kegiatan nasional lainnya yang sangat di nantikan masyarakat

Berita SBY
2025-02-26 |

SBY Kritik TNI Aktif Duduki Jabatan Sipil, Wamenko Polkam: Bakal Dievaluasi

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk F Paulus sempat menanggapi soal TNI aktif yang menduduki jabatan publik sipil. Menurutnya, hal itu bakal menjadi evaluasi pemerintah.

Presiden Ke-6 RI sekalian Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri sempat membahas soal anggota TNI yang mestinya pensiun lebih-lebih dulu jika berkeinginan berpolitik.

“Perihal statement dari Pak SBY ya, tentunya kita akan lihat undang-undang yang berlaku. Dan ada tentunya ya, pemerintah berkeinginan ada percepatan dan lain sebagainya,” tutur Lodewijk di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (24/2/2025) malam.

Dia mengatakan, pemerintah tengah menjalankan pembahasan mengenai penyesuaian undang-undang yang berlaku terkait TNI aktif yang menduduki jabatan publik sipil di pemerintahan.

“Yang jelas kita tunggu undang-undang-undang-undang yang berlaku ya, kita sesuaikan dengan undang-undang berlaku, yang tentunya tidak keluar dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah,” jelas ia.

Baca Juga : Kapolri Listyo Sigit Tawarkan Band Sukatani Jadi Duta Polri

“Artinya ada kebijakan, ada undang-undang, coba kita apa, sinkronasikan. Sehingga apa yang diberi tahu Pak SBY tadi dapat kita lihat. Karena tadi kita bahas tentang perubahan Undang-Undang TNI, itu kan belum,” sambungnya.

Evaluasi

Lodewijk meminta publik menunggu perkembangan lebih lanjut atas undang-undang yang tengah digodok, termasuk soal perubahan UU TNI hal yang demikian.

“Nanti kita akan lihat lah bagaimana tentang itu. Ya tentunya akan ada evaluasi. Model mungkin seperti Kabulog, oh apakah ia mesti sipil? Apabila umpamanya di situ ketetapannya sipil, maka yang bersangkutan mesti mengajukan pensiun dini. Nah seperti itu kan,“ ujarnya.

“Oke, katakan Pak Jenderal berkeinginan pilih berbakti di pemerintah sipil dalam nama di Bulog, atau tetap di TNI? Apabila tetap di TNI monggo. Apabila berkeinginan di Bulog, sebab ada katakan misi di situ, maka yang bersangkutan mesti pensiun dini,” Lodewijk menandaskan.

SBY Minta Demokrat Kawal Danantara dan Semua Program Prabowo

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta segala https://www.braxtonatlakenorman.com/ kader Demokrat mengawal segala program pemerintah Prabowo Subianto termasuk juga Badan Pengelolaan Investasi Tenaga Anagata Nusantara (BPI Danantara). SBY meminta Demokrat memastikan Danantara benar-benar untuk kepentingan rakyat.

“Kita juga perlu memastikan dalam konteks pengawalan tadi agar segala agenda pemerintah termasuk eksistensi Danantara yang hari ini sudah diluncurkan oleh Presiden kita kawal, kita pastikan segala benar-benar untuk kepentingan rakyat, for the people, kepentingan segala rakyat, bukan kepentingan beberapa rakyat,” kata SBY saat pada pembukaan Kongres ke-6 Demokrat, Jakarta, Senin (24/2/2025).

Sebagai partai dalam koalisi pemerintah, SBY mengingatkan pentingnya menjaga budi pekerti politik dengan cara menjaga budi pekerti atau kepentingan rakyat.

“Ini budi pekerti yang mesti kita junjung tinggi, bagi Partai Demokrat sebagai bagian dalam pemerintahan Presiden Prabowo,” pungkasnya.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Berita Sigit Kapolri
2025-02-24 |

Kapolri Listyo Sigit Tawarkan Band Sukatani Jadi Duta Polri

Kapolri Rangkul Band Sukatani: Dari Kritik Menjadi Duta Institusi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka mengajak band punk detailingglaze.com untuk menjadi duta bagi institusi Polri. Langkah ini bertujuan untuk mendorong perbaikan internal sekaligus mencegah perilaku menyimpang di kalangan personel. Sigit menawarkan posisi juri atau duta kepada band tersebut agar mereka tetap konsisten menyuarakan kritik demi kemajuan organisasi.

“Nanti jika band Sukatani berkenan, akan kami jadikan juri atau band duta bagi Polri untuk terus membangun kritik demi pembenahan terhadap institusi,” ujar Sigit dalam keterangan resminya, Ahad (23/2/2025).

Komitmen Polri Terhadap Kebebasan Ekspresi

Selain itu, Sigit kembali menegaskan komitmennya bahwa Polri tidak antikritik. Menurutnya, Korps Bhayangkara saat ini sangat terbuka dalam menerima segala format saran dan masukan dari masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari janji institusi untuk menjadi organisasi modern yang adaptif dan terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan bahwa ia tidak pernah berniat melarang apalagi membungkam hak kebebasan berekspresi siapa pun. Sebagai bukti, Polri telah menyelenggarakan berbagai wadah aspirasi, mulai dari lomba orasi, mural, hingga stand up comedy. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat justru mendapat ruang luas untuk mengkritik Kapolri maupun institusinya secara kreatif.

Kronologi Pemeriksaan Personel Polri

Sebelum tawaran ini muncul, publik sempat menyoroti dugaan intimidasi oleh enam anggota Direktorat Reserse Siber terhadap personel band Sukatani. Intimidasi tersebut bermula setelah lagu berjudul ‘Bayar Bayar Bayar’ dalam album Gelap Gempita viral di media sosial.

Menanggapi kejadian tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng bersama Biro Paminal Divpropam Polri segera bertindak cepat. Hingga Sabtu malam (22/2/2025), pihak kepolisian telah memeriksa total enam personel Ditressiber Polda Jateng untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Permohonan Maaf dan Penarikan Lagu

Di sisi lain, pada Kamis (20/2/2025), pihak Sukatani sempat mengunggah video permohonan maaf kepada Kapolri dan institusi Polri. Selain meminta maaf, mereka juga memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari peredaran dan mengimbau para pengikutnya untuk menghapus karya seni tersebut dari berbagai platform digital.

Namun demikian, respons positif dari Kapolri kini memberikan harapan baru bagi para seniman. Polri kini memandang kritik bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai bentuk kecintaan masyarakat yang akan membangun Korps Bhayangkara menjadi lebih baik dan semakin dicintai publik.

Baca Juga : Beberapa Tahapan Dalam Seleksi CPNS Yang Harus Di Lalui Ditahun 2025

Share: Facebook Twitter Linkedin
Seleksi CPNS Yang Harus Di Lalui Ditahun 2025
2025-02-06 |

Beberapa Tahapan Dalam Seleksi CPNS Yang Harus Di Lalui Ditahun 2025

Berdasarkan jadwal CPNS 2025, jaman sanggah berjalan selama tiga hari sejak Jum’at, 20 September 2025. Pada anggota ini, para peserta yang dinyatakan tidak lolos didalam seleksi administrasi CPNS mampu mengajukan sanggahan atau komplain melalui laman SSCASN kalau menjadi terdapat kekeliruan didalam pengambilan ketetapan berasal berasal dari pihak verifikator.

Peserta mampu mengajukan sanggahan bersama dengan mengisi form sanggah dan mengunggah dokumen pendukung untuk dicek kembali oleh verifikator. Dengan ada jaman sanggah ini, maka peserta yang awalannya dinyatakan tidak lolos senantiasa miliki kesempatan untuk maju ke anggota berikutnya.

1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) bersama dengan tiga subtes utama yakni:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk mengukur ilmu berkenaan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan terhitung ilmu lazim berkenaan Indonesia.
  • Tes Intelegensia Umum (TIU) untuk engukur kapabilitas verbal, numerik, dan logika analitis.
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk mengukur faktor kepribadian yang dibutuhkan untuk menjadi ASN, seperti integritas, orientasi pelayanan, dan etika kerja.

Setiap pelamar harus raih nilai ambang batas (passing grade) yang sudah ditetapkan untuk melanjutkan ke anggota berikutnya. Peserta terhitung mampu menggunakan nilai SKD tahun terhadap awalannya bersama dengan melaksanakan konfirmasi pemanfaatan nilai yang slot jepang tercantum terhadap sertifikat SKD CPNS 2023 oleh peserta seleksi yang berjalan terhadap 18-28 September 2025.

2. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Setelah lulus SKD, seterusnya pelamar mampu ikuti Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB menggunakan sistem CAT. SKB dirancang untuk mengukur kompetensi teknis dan ilmu khusus yang relevan bersama dengan jabatan yang dilamar. Beberapa lembaga kemungkinan menyelenggarakan tes tambahan, seperti wawancara, tes psikologi, atau tes fisik.

3. Pengumuman Kelulusan Akhir

Setelah seluruh tahapan seleksi CPNS selesai, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan lembaga berkenaan mampu menginformasikan hasil akhir. Pengumuman ini mencantumkan daftar peserta yang lulus dan berhak melanjutkan ke anggota pemberkasan. Peserta yang tidak lulus mampu memandang nilai mereka dan membandingkannya bersama dengan passing grade dan terhitung nilai tertinggi berasal berasal dari pelamar lainnya.

4. Penetapan sebagai CPNS

Setelah berkas diverifikasi dan dinyatakan lengkap, peserta yang lulus mampu menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai CPNS. Pada anggota ini, peserta CPNS 2025 mengawali jaman percobaan sebelum pas diangkat menjadi PNS, bersama dengan jaman percobaan kebanyakan berjalan selama satu tahun.

Share: Facebook Twitter Linkedin